Membicarakan puasa dalam bahasa Inggris adalah skill yang berguna, terutama dalam konteks global atau multicultural.

Percakapan tentang puasa membantu explain tradisi Ramadan kepada non-Muslim atau berkomunikasi dengan Muslim internasional. Artikel ini akan memberikan kamu 10 contoh percakapan bahasa Inggris tentang puasa lengkap dengan terjemahan.

Mengapa Penting Bisa Bicara Tentang Puasa dalam Bahasa Inggris?

Menurut Pew Research Center (2024), 24% populasi dunia adalah Muslim, tersebar di berbagai negara dengan bahasa Inggris sebagai lingua franca. Kemampuan discuss fasting dalam English penting untuk:

Cross-Cultural Communication: Explain tradisi kepada teman internasional.

Professional Setting: Diskusi dengan kolega atau klien Muslim.

Travel: Berkomunikasi saat traveling ke Muslim countries.

Social Integration: Bergabung dalam conversations tentang Ramadan.

Conversation 1: Menjelaskan Ramadan kepada Teman Non-Muslim

Sarah: Hi Ahmed! I noticed you’re not having lunch. Are you okay? Hai Ahmed! Aku perhatikan kamu tidak makan siang. Kamu baik-baik saja?

Ahmed: Yes, I’m fine, thanks! It’s Ramadan, so I’m fasting today. Ya, aku baik-baik saja, terima kasih! Ini bulan Ramadan, jadi aku berpuasa hari ini.

Sarah: Oh, Ramadan! Can you tell me more about it? Oh, Ramadan! Bisa ceritakan lebih banyak tentang itu?

Ahmed: Sure! Ramadan is the holy month in Islam when we fast from dawn until sunset. We don’t eat or drink anything during daylight hours. Tentu! Ramadan adalah bulan suci dalam Islam saat kami berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam. Kami tidak makan atau minum apa pun selama jam siang hari.

Sarah: That sounds challenging! Why do you fast? Kedengarannya menantang! Mengapa kamu berpuasa?

Ahmed: Fasting teaches us patience, discipline, and empathy for those who don’t have enough food. It’s also a time for spiritual reflection and getting closer to God. Berpuasa mengajarkan kami kesabaran, disiplin, dan empati untuk mereka yang tidak punya cukup makanan. Ini juga waktu untuk refleksi spiritual dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Sarah: That’s beautiful! How long does Ramadan last? Itu indah! Berapa lama Ramadan berlangsung?

Ahmed: It lasts for 29 or 30 days, depending on the lunar calendar. We just started a few days ago. Berlangsung selama 29 atau 30 hari, tergantung kalender lunar. Kami baru mulai beberapa hari yang lalu.


Conversation 2: Discussing Suhoor

Fatima: I’m so tired this morning! I couldn’t sleep well. Aku sangat lelah pagi ini! Aku tidak bisa tidur nyenyak.

Aisha: Me too! I had to wake up at 3:30 AM for suhoor. Aku juga! Aku harus bangun jam 3:30 pagi untuk sahur.

Fatima: What did you have for suhoor today? Apa yang kamu makan untuk sahur hari ini?

Aisha: I had oatmeal with dates, some scrambled eggs, and lots of water. My mom says we need to eat foods that keep us full longer. Aku makan oatmeal dengan kurma, telur orak-arik, dan banyak air. Ibu bilang kita perlu makan makanan yang membuat kenyang lebih lama.

Fatima: Smart! I just had toast and coffee. I think I’ll be hungry by noon. Pintar! Aku hanya makan roti bakar dan kopi. Kurasa aku akan lapar sebelum siang.

Aisha: You should try eating more protein and complex carbs. They help with energy throughout the day. Kamu harus coba makan lebih banyak protein dan karbohidrat kompleks. Mereka membantu dengan energi sepanjang hari.


Conversation 3: Planning Iftar

Omar: What time are we breaking fast today? Jam berapa kita berbuka hari ini?

Yusuf: Sunset is at 6:15 PM, so we’ll have iftar around then. Matahari terbenam jam 6:15 sore, jadi kita akan buka puasa sekitar waktu itu.

Omar: Great! What are we having? I’m already thinking about food! Bagus! Apa yang kita makan? Aku sudah mikirin makanan!

Yusuf: My wife is making chicken curry with rice, some salad, and samosas. Plus dates and fruits, of course. Istriku membuat kari ayam dengan nasi, salad, dan samosa. Plus kurma dan buah-buahan, tentu saja.

Omar: That sounds amazing! The first thing I want is cold water and dates. Kedengarannya luar biasa! Hal pertama yang aku mau adalah air dingin dan kurma.

Yusuf: Same here! Following the sunnah of breaking fast with dates and water first. Sama! Mengikuti sunnah berbuka dengan kurma dan air dulu.


Conversation 4: Challenges of Fasting

Maria: How are you finding fasting this year, Hassan? Bagaimana puasamu tahun ini, Hassan?

Hassan: It’s tough, especially with the hot weather. I get really thirsty by afternoon. Berat, terutama dengan cuaca panas. Aku sangat haus menjelang sore.

Maria: I can imagine! Do you feel weak or tired? Aku bisa bayangkan! Apakah kamu merasa lemah atau lelah?

Hassan: The first few days were hard, but my body is adjusting now. The hunger isn’t too bad, but not being able to drink water is the hardest part. Beberapa hari pertama berat, tapi tubuhku menyesuaikan sekarang. Lapar tidak terlalu buruk, tapi tidak bisa minum air adalah bagian tersulit.

Maria: That takes real discipline! Is there anything that helps? Itu butuh disiplin nyata! Adakah sesuatu yang membantu?

Hassan: Staying in air-conditioned places helps, and keeping busy so I don’t think about it too much. Also, knowing that sunset is approaching keeps me motivated! Tetap di tempat ber-AC membantu, dan tetap sibuk jadi aku tidak terlalu memikirkannya. Juga, tahu bahwa matahari terbenam mendekat membuat aku termotivasi!


Conversation 5: Tarawih Prayer

Layla: Are you going to the mosque for Tarawih prayers tonight? Apakah kamu pergi ke masjid untuk salat Tarawih malam ini?

Zainab: Yes, I’m planning to. I love the peaceful atmosphere during Ramadan. Ya, aku berencana. Aku suka suasana damai selama Ramadan.

Layla: Me too! Which mosque are you going to? Aku juga! Ke masjid mana kamu pergi?

Zainab: The one near my house. They have a beautiful recitation, and the imam reads slowly so we can reflect on the verses. Yang dekat rumahku. Mereka punya bacaan yang indah, dan imamnya membaca pelan jadi kita bisa merenung ayat-ayatnya.

Layla: That’s wonderful! How long do the prayers usually last? Itu bagus! Berapa lama biasanya salatnya?

Zainab: About an hour to an hour and a half. We pray 20 rakats, with short breaks in between. Sekitar satu jam hingga satu setengah jam. Kami salat 20 rakaat, dengan jeda pendek di antaranya.


Baca Juga: 50+ Ucapan Ramadan dalam Bahasa Inggris yang Bermakna


Conversation 6: Laylatul Qadr

Ibrahim: Have you been staying up late for prayers? Apakah kamu begadang untuk salat?

Malik: Yes, especially now in the last ten days. I’m trying to catch Laylatul Qadr. Ya, terutama sekarang di sepuluh hari terakhir. Aku mencoba menangkap Laylatul Qadr.

Ibrahim: That’s the Night of Power, right? When is it exactly? Itu Malam Kemuliaan, kan? Kapan tepatnya?

Malik: It’s one of the odd nights in the last ten days, but we don’t know which one exactly. Most believe it’s the 27th night. Itu salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir, tapi kita tidak tahu persis yang mana. Kebanyakan percaya itu malam ke-27.

Ibrahim: What makes it so special? Apa yang membuatnya begitu istimewa?

Malik: The Quran says that worship on Laylatul Qadr is better than worship for a thousand months. So Muslims try to pray, read Quran, and make extra duas during these nights. Quran mengatakan bahwa ibadah di Laylatul Qadr lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan. Jadi Muslim mencoba salat, baca Quran, dan berdoa ekstra di malam-malam ini.


Conversation 7: Fasting at Work

Boss: Ahmed, I noticed you’re fasting. Is there anything we should accommodate at work? Ahmed, saya perhatikan kamu berpuasa. Adakah sesuatu yang harus kami akomodasi di tempat kerja?

Ahmed: Thank you for asking! I should be fine. I might be less energetic in the afternoon, but I can still do my work. Terima kasih sudah bertanya! Harusnya saya baik-baik saja. Saya mungkin kurang energik di sore hari, tapi saya masih bisa melakukan pekerjaan.

Boss: Is there a specific time you need to break your fast? Apakah ada waktu khusus Anda perlu berbuka?

Ahmed: Yes, around 6 PM when the sun sets. If possible, I’d like to leave a few minutes early to get home for iftar. Ya, sekitar jam 6 sore saat matahari terbenam. Jika memungkinkan, saya ingin pulang beberapa menit lebih awal untuk sampai rumah untuk berbuka.

Boss: Of course! We want to be supportive. Let me know if you need any other accommodations. Tentu saja! Kami ingin mendukung. Beritahu saya jika Anda butuh akomodasi lain.

Ahmed: I really appreciate that. Thank you for your understanding! Saya sangat menghargai itu. Terima kasih atas pengertiannya!


Conversation 8: Children Fasting

Nora: Is your daughter fasting this year? Apakah anak perempuanmu berpuasa tahun ini?

Hana: She’s trying! She’s 8 years old, so she fasts until noon and then has lunch. Dia mencoba! Dia berumur 8 tahun, jadi dia puasa sampai siang lalu makan siang.

Nora: That’s a good way to start! My son is 10, and this is his first year doing full fasts. Itu cara yang bagus untuk mulai! Anak laki-lakiku 10 tahun, dan ini tahun pertamanya puasa penuh.

Hana: How is he handling it? Bagaimana dia menanganinya?

Nora: Pretty well, actually! He’s very proud of himself. We make sure he eats a big suhoor and stays indoors during the hot afternoon. Cukup baik, sebenarnya! Dia sangat bangga pada dirinya sendiri. Kami memastikan dia makan sahur yang besar dan tetap di dalam ruangan selama sore yang panas.

Hana: That’s wonderful! It’s great that they’re learning discipline and spirituality at a young age. Itu bagus! Senang mereka belajar disiplin dan spiritualitas di usia muda.


Conversation 9: Charity in Ramadan

Samira: I’m organizing a food drive for the mosque. Can you help? Aku mengorganisir food drive untuk masjid. Bisakah kamu membantu?

Kareem: Absolutely! Ramadan is the best time for charity. What do you need? Tentu! Ramadan adalah waktu terbaik untuk amal. Apa yang kamu butuhkan?

Samira: We’re collecting non-perishable food items and money to provide iftar meals for those in need. Kami mengumpulkan makanan yang tahan lama dan uang untuk menyediakan makanan berbuka bagi mereka yang membutuhkan.

Kareem: That’s a great initiative! I’ll donate some rice, canned goods, and dates. How many families are we helping? Itu inisiatif yang bagus! Aku akan menyumbang beras, makanan kalengan, dan kurma. Berapa banyak keluarga yang kita bantu?

Samira: We’re aiming to help 50 families throughout the month. Every little bit helps! Kami menargetkan membantu 50 keluarga sepanjang bulan. Setiap sedikit membantu!

Kareem: I’ll spread the word to my friends and family too. Giving charity in Ramadan is especially rewarding. Aku akan sebarkan berita ke teman dan keluargaku juga. Memberi amal di Ramadan sangat bermanfaat.


Conversation 10: Eid Preparation

Yasmin: I can’t believe Ramadan is almost over! Are you ready for Eid? Aku tidak percaya Ramadan hampir berakhir! Apakah kamu siap untuk Idul Fitri?

Fatima: Not yet! I still need to buy new clothes and prepare gifts for the kids. Belum! Aku masih perlu beli baju baru dan siapkan hadiah untuk anak-anak.

Yasmin: Same here! What are your plans for Eid day? Sama! Apa rencanamu untuk hari Idul Fitri?

Fatima: We’ll go to the Eid prayer in the morning, then have a big family gathering with lots of food. How about you? Kami akan pergi ke salat Idul Fitri di pagi hari, lalu punya kumpul keluarga besar dengan banyak makanan. Bagaimana denganmu?

Yasmin: Similar! We’re hosting relatives at our house. I need to start cooking and cleaning soon. Mirip! Kami akan jadi tuan rumah kerabat di rumah kami. Aku perlu mulai masak dan bersih-bersih segera.

Fatima: It’s so much work, but I love bringing the family together. Plus, I’m really looking forward to eating during the day again! Banyak sekali kerjanya, tapi aku suka menyatukan keluarga. Plus, aku sangat menantikan makan di siang hari lagi!


Vocabulary Penting untuk Percakapan Tentang Puasa

Core Terms

Ramadan – Bulan suci Islam

Fasting – Puasa / berpuasa

Suhoor / Sehri – Makan sahur (pre-dawn meal)

Iftar – Berbuka puasa (breaking fast)

Tarawih – Salat malam khusus Ramadan

Laylatul Qadr – Malam Kemuliaan

Eid al-Fitr – Idul Fitri

Zakat – Amal wajib

Sadaqah – Amal sukarela

Actions

Break one’s fast – Berbuka puasa

Observe / keep the fast – Menjalankan puasa

Make dua – Berdoa

Read / recite Quran – Membaca / melafalkan Quran

Give charity – Memberi amal

Descriptions

Holy month – Bulan suci

Spiritual reflection – Refleksi spiritual

Self-discipline – Disiplin diri

Empathy – Empati

Gratitude – Rasa syukur

Tips untuk Percakapan Tentang Puasa

Untuk Non-Muslim Berbicara dengan Muslim

Do:

  • Ask respectfully tentang tradisi
  • Show genuine interest
  • Be considerate (don’t eat in front)
  • Wish them “Ramadan Mubarak”

Don’t:

  • Make jokes about hunger atau thirst
  • Assume everyone is fasting
  • Be judgmental
  • Pressure them to eat

Untuk Muslim Menjelaskan kepada Non-Muslim

Do:

  • Explain dengan patient dan clear
  • Use simple language
  • Share personal experiences
  • Welcome questions

Don’t:

  • Be defensive
  • Assume they know basics
  • Make it sound like burden
  • Overexplain details

Kesimpulan

Percakapan tentang puasa dalam bahasa Inggris membantu bridge cultural gaps dan memfasilitasi understanding antara berbagai komunitas. Dengan 10 contoh percakapan bahasa Inggris tentang puasa di atas, kamu bisa:

  • Explain Ramadan kepada non-Muslim dengan jelas
  • Discuss various aspects of fasting dengan Muslim internasional
  • Navigate professional settings selama Ramadan
  • Share traditions dan practices dengan confidence

Kunci adalah communicate dengan respectful, clear, dan patient. Whether explaining kepada curious friends atau discussing dengan fellow Muslims, effective communication membuat Ramadan experience lebih enriching untuk semua.

Ingin meningkatkan conversation skills dalam bahasa Inggris untuk berbagai situasi? Bergabunglah dengan kursus bahasa Inggris privat online dan practice real-life conversations dengan tutor berpengalaman!