ilustrasi-Who-Whom-dan-Whose

Dipublish: September 2026
Kategori: Confusing Words

Quick Answer Penggunaan Who, Whom, dan Whose

Who, whom, dan whose dapat digunakan dalam kalimat pertanyaan maupun relative clause (kata hubung).

  • Who (Subjek): Dipakai untuk orang yang melakukan tindakan. (Contoh: Who sent this email?)
  • Whom (Objek): Dipakai untuk orang yang menerima tindakan, terutama setelah preposisi/tulisan formal. (Contoh: To whom should I send the report?)
  • Whose (Kepemilikan): Menunjukkan kepemilikan orang, benda, atau organisasi. (Contoh: Whose laptop is this?)

*Trik membedakan Who dan Whom: Coba jawab dengan “He” atau “Him”. Jika “He” cocok, gunakan Who. Jika “Him” cocok, gunakan Whom. Dalam percakapan modern, “who” juga lumrah dipakai sebagai objek (Who did you call?), sedangkan “whom” lebih umum di konteks tertulis yang formal.

Pernahkah kamu sedang asyik mengetik email kerja bahasa Inggris, lalu tiba-tiba terdiam beberapa detik hanya karena bingung harus pakai kata who atau whom?

Kebingungan ini sangat sering terjadi. Dalam percakapan sehari-hari, kata whom memang sudah sangat jarang terdengar. Akibatnya, banyak orang merasa lebih aman “hantam kromo” memakai kata who untuk semua situasi, atau malah menghindari whom sama sekali karena takut salah grammar.

Jika konsep subjek dan objek masih terasa membingungkan di awal, kamu tidak perlu memaksakan diri menghafal semuanya. Kamu bisa memperkuat fondasinya perlahan lewat panduan cara belajar grammar bahasa Inggris dari nol. Namun, jika kamu butuh panduan cepat untuk menulis dokumen atau email, membedakan who, whom, dan whose sebenarnya punya trik logis yang cukup praktis.

Who, Whom, Whose dalam Pertanyaan (Question Word)

Ketiga kata ini paling sering digunakan di awal kalimat untuk menanyakan subjek, objek, atau kepemilikan:

  • Who approved the proposal?
    (Siapa yang menyetujui proposal tersebut?)
    Di sini, Who melakukan tindakan menyetujui (sebagai subjek).
  • Whom did the manager select?
    (Siapa yang dipilih oleh manajer?)
    Di sini, Whom adalah orang yang menerima tindakan dari manajer (sebagai objek).
  • Whose signature is missing?
    (Tanda tangan siapa yang belum ada?)
    Di sini, Whose menanyakan sang pemilik tanda tangan tersebut.

Who, Whom, Whose dalam Relative Clause (Kata Hubung)

Selain untuk bertanya, ketiganya bisa berfungsi sebagai relative pronoun (kata ganti penghubung) yang menyatukan dua kalimat:

  • The employee who sent the report is on leave.
    (Karyawan yang mengirim laporan sedang cuti.)
    Di sini, who adalah subjek dari kata kerja sent.
  • The candidate whom we interviewed accepted the offer.
    (Kandidat yang kami wawancarai menerima tawaran tersebut.)
    Di sini, whom adalah objek dari kata kerja interviewed.
  • The company whose policy changed sent an announcement.
    (Perusahaan yang kebijakannya berubah mengirim pengumuman.)
    Meskipun sering digunakan untuk orang, whose juga dapat merujuk pada benda atau organisasi. Di sini, whose menghubungkan “perusahaan” dengan “kebijakannya”.

Trik He atau Him: Cara Cepat Membedakan Who dan Whom

Salah satu cara paling praktis untuk membedakan who dan whom adalah memancing jawabannya dengan menggunakan “He” atau “Him”.

Pertanyaan Coba Jawab dengan He/Him Kata yang Tepat
(Who/Whom) is calling? He is calling. Who is calling?
(Who/Whom) did you invite? I invited him. Whom did you invite?
(Who/Whom) should I ask? I should ask him. Whom should I ask?

Alasannya sederhana: He dan Who sama-sama subjek. Sedangkan Him dan Whom sama-sama objek (keduanya juga sama-sama memiliki huruf “m” di ujungnya).

Peringatan Batas Trik He/Him: Untuk kalimat yang lebih kompleks, kamu harus memeriksa peran kata tersebut di dalam klausanya, bukan hanya pada kata setelahnya.
Contoh: (Who/Whom) do you think will lead the project?
Jawabannya adalah: He will lead the project.
Karena jawabannya menggunakan “He”, maka yang benar adalah Who do you think will lead the project? (meskipun ada kata “you” di tengahnya).

Kapan “Whom” Sebenarnya Masih Dipakai? (Modern English)

Dalam percakapan modern, who sudah sangat lazim digunakan sebagai objek menggantikan whom. Jadi, mengucapkan “Who did you contact?” itu sah, sangat wajar, dan terdengar natural dalam conversation.

Lalu kapan whom harus dipertahankan? Whom paling aman digunakan di tulisan formal dan jika diletakkan persis setelah preposisi (kata depan) seperti to, with, for, about.

Natural (Conversation / Informal) Formal (Dokumen/Email Kerja)
Who did you speak to? To whom did you speak?
Who are you working with? With whom are you working?
Who is this gift for? For whom is this gift?

Salah satu contoh paling ikonik yang sering kamu temui dalam dunia kerja adalah frasa pembuka “To Whom It May Concern” (Kepada pihak yang berkepentingan). Jika kamu penasaran dengan implementasinya dalam ranah profesional, pelajari selengkapnya di contoh surat resmi bahasa Inggris.

Fakta Tambahan: Ketika whom menjadi objek dalam sebuah relative clause, kata tersebut sering dihilangkan (disembunyikan) dalam bahasa Inggris santai.
Misalnya: “The candidate (whom) we interviewed was excellent” sering kali cukup diucapkan dengan “The candidate we interviewed was excellent.”

Awas Tertukar: Whose vs Who’s

Kesalahan penulisan ini sering membuat orang terlihat kurang teliti di email kerja. Whose dan Who’s terdengar sama persis saat diucapkan, namun fungsinya jauh berbeda.

  • Whose: Menunjukkan kepemilikan. (Whose car is that?)
  • Who’s: Merupakan singkatan (contraction) dari Who is atau Who has. (Who’s driving? = Who is driving?)

Cara mengeceknya: Coba ganti kata tersebut menjadi “who is”. Jika kalimat “Who is laptop is this?” terdengar aneh, berarti yang benar adalah “Whose laptop is this?”. Mengenali hal detail seperti ini sangat krusial, karena tertukar apostrophe adalah salah satu kesalahan grammar bahasa Inggris pemula yang paling menjengkelkan saat dibaca.

Latihan Soal Who, Whom, dan Whose

Sudah paham dengan penjelasannya? Coba lengkapi 5 kalimat di bawah ini dengan kata yang tepat:

  1. ______ sent the meeting invitation?
  2. To ______ should I address this letter?
  3. The employee ______ laptop was damaged contacted IT.
  4. The candidate ______ we interviewed has accepted the offer.
  5. ______ do you think will lead the project?

Kunci Jawaban & Pembahasan:

  • 1. Who, karena bertindak sebagai subjek dari kata kerja sent.
  • 2. Whom, karena menjadi objek yang letaknya persis setelah preposisi to.
  • 3. Whose, karena menghubungkan kepemilikan laptop dengan si karyawan.
  • 4. Whom, karena menjadi objek dari tindakan wawancara (interviewed). Dalam penggunaan informal, who atau bahkan tanpa relative pronoun juga dianggap umum.
  • 5. Who, karena jawabannya adalah subjek (He will lead the project).

Jika kamu berhasil menjawab sebagian besar soal ini dengan benar, berarti logikamu sudah mulai terbentuk. Jika ingin memperbanyak jam terbang, kamu bisa mengakses materi di kelas grammar bahasa Inggris online gratis untuk simulasi lanjutan.

🎯 Berhenti Menebak-nebak Grammar Saat Menulis!

Menghafal rumus grammar tanpa mempraktikkannya ke dalam kebutuhan riil (seperti membalas email bos atau membuat cover letter) hanya akan membuatmu kembali lupa dalam beberapa hari.

Jika kamu ingin membahas kesalahan grammar yang spesifik, mendapat bimbingan langsung, dan berlatih melalui studi kasus sesuai kebutuhanmu, cobalah kelas eksklusif dari Golden Online Class!

Kesimpulan

Memahami penggunaan who, whom, dan whose tidak perlu membuatmu pusing. Ingatlah prinsip utamanya: Who bertindak sebagai pelaku (subjek), Whom bertindak sebagai penerima (objek), dan Whose bertindak sebagai pemilik (kepemilikan atas orang/benda/organisasi).

Meskipun whom sudah mulai ditinggalkan di percakapan santai, kemampuan menggunakan whom dengan tepat, khususnya di belakang preposisi, akan membuat tulisan email dan dokumen formalmu terlihat jauh lebih elegan dan profesional di mata pembaca.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Q: Apakah “whom” masih dipakai dalam percakapan sehari-hari?

A: Sangat jarang. Dalam bahasa Inggris lisan (spoken English) modern, orang lebih natural memakai who untuk semua situasi objek (Contoh: Who did you invite?). Penggunaan whom murni dipertahankan di ranah akademik, dokumen hukum, dan email bisnis formal.

Q: Apakah “whose” selalu harus diikuti kata benda (noun)?

A: Biasanya iya (Whose bag is this?). Namun, jika kata bendanya sudah dipahami dari konteks kalimat sebelumnya, whose bisa berdiri sendiri tanpa diikuti kata benda. (Contoh: I found a phone. Whose is this?).

Q: Bagaimana cara paling cepat membedakan who dan whom?

A: Coba susun jawaban di kepala menggunakan kata ganti “He” atau “Him”. Jika “He” terdengar lebih masuk akal sebagai jawabannya, gunakan kalimat tanya Who. Jika “Him” yang masuk akal, gunakan Whom.